1.bagian manakah proses terjadinya gempa, dan bentuk muka bumi apakah yang di timbulkannya? 2.sebutkan akibat dari adanya degradasi lahan! 3.sebutkan dan jelask
Geografi
cindysyahlinapa
Pertanyaan
1.bagian manakah proses terjadinya gempa, dan bentuk muka bumi apakah yang di timbulkannya?
2.sebutkan akibat dari adanya degradasi lahan!
3.sebutkan dan jelaskn macam² pelapukan!
2.sebutkan akibat dari adanya degradasi lahan!
3.sebutkan dan jelaskn macam² pelapukan!
1 Jawaban
-
1. Jawaban triafitrialestari
1. proses gempa bumi terjadi karena 2 buah lempeng bumi saling bergesekan yang akibatnya terjadinya gelombang getar menuju ke permukaan bumi dan meng akibatkan gempa bumi . bentuk muka bumi akan terjadi perubahan pada permukaan bumi .
2. 1. Perubahan kondisi iklim
2. Hilangnya spesies
3. Kerugian ekonomi
4. Banjir
5. Berkembangnya masalah kemiskinan di kalangan petani.
6. Terjadinya erosi
7. Hilangnya nilai estetika
8. Berkurangnya hasil-hasil hutan yang bernilai
Hasil-hasil hutan yang secara ekonomi dapat memberikan keuntungan seperti kayu, buah-buahan, dan tanaman obat akan berkurang atau bahkan hilang.
9. Hilangnya lapisan permukaan tanah yang subur, sehingga penjangkaran (pencengkraman) akar tanaman tidak ada lagi. Selain itu, unsur-unsur hara juga ikut terhanyutkan. Akibatnya tanah tidak subur lagi dan berkembang menjadi tanah yang tandus.
10.Akibat selanjutnya adalah produksi pertanian menurun. Pengelolaan pertanian menjadi lebih mahal karena banyak pupuk yang harus dibeli dalam rangka mengembalikan produktivitasnya.
11.Jika biaya produksi pertanian menjadi tinggi, maka menjadikan kemiskinan bagi para petani.
12.Semakin berkurangnya alternatif pengusahaan lahan, sebab jenis tanaman yang dapat tumbuh semakin terbatas.
13.Karena lahan garapannya sudah tidak subur, maka petani akan membuka hutan untuk dijadikan sebagai lahan garapan baru. Hal ini sangat berbahaya untuk terjadinya erosi kembali.
14.Hutan semakin gundul dan erosi terus terjadi, akibatnya sumber air tanah semakin berkurang karena infiltrasi air tidak terjadi lagi. Selanjutnya, air limpasan semakin banyak dan mengakibatkan bahaya banjir di bagian hilir.
3.Macam Macam Pelapukan
Berdasarkan agen yang berperan dalam prosesnya, pelapukan dapat dibedakan menjadi 3 macam. Macam-macam pelapukan tersebut adalah pelapukan fisika, pelapukan kimia, dan pelapukan biologi. Di alam, ketiga jenis pelapukan tersebut bekerja secara bersama-sama, meskipun mungkin salah satu di antaranya lebih dominan dibanding jenis pelapukan lainnya. Berikut ini penjelasan dari macam-macam pelapukan tersebut.
1. Pelapukan Fisika dan Contohnya
Pelapukan fisika atau sering pula disebut pelapukan mekanik adalah proses pelapukan batuan yang diakibatkan adanya pengaruh faktor fisik pada batuan. Faktor yang paling dominan dalam macam pelapukan ini adalah suhu udara, tekanan, dan kristalisasi garam. Jenis pelapukan ini hanya dapat ditemukan di daerah beriklim ekstrim, seperti daerah subtropis, daerah gurun, pesisir pantai, dan daerah dengan topografi curam.
Beberapa contoh pelapukan fisika yang dapat kita jumpai di bumi antara lain:
Melapuknya batuan di gurun akibat perubahan cuaca harian secara ekstrim. Suhu udara yang tinggi pada siang hari membuat batuan memuai, kemudian di malam harinya suhu udara turun dan membuat batuan mengkerut. Proses ini terjadi berulang-ulang dan memungkinkan ikatan mineral dalam batuan mengalami pelemahan sehingga batuan hancur menjadi beberapa bagian.
Kristalisasi air garam pada batuan di ekosistem pantai. Kristalisasi air garam pada pori batuan di sekitar ekosistem pantai akan menekan batuan secara endogen sehingga memungkinkan batuan pecah.
Longsor batuan di daerah topografi curam. Longsor terjadi akibat adanya tekanan tinggi pada lapisan batuan bawah. Tekanan tersebut menyebabkan ikatan antar batuan melemah dan terlepas satu sama lain.
2. Pelapukan Kimia dan Contohnya
Pelapukan kimia adalah proses pelapukan yang diakibatkan perubahan struktur kimiawi pada batuan melalui reaksi tertentu. Adapun reaksi yang terjadi pada proses pelapukan tersebut ada 3 macam, yaitu solution, hidrolisis, dan oksidasi. Contoh pelapukan kimia melalui ketiga reaksi tersebut antara lain:
Proses pelarutan batuan kapur gamping akibat reaksinya terhadap air.
Hidrolisis air hujan mengakibatkan naiknya tingkat keasaman di sekitar batuan. Ion H+ memungkinkan terjadinya korosi pada batuan.
Oksidasi pada batuan yang kaya mineral besi memungkinkan ikatan mineral di permukaan batuan jadi lemah dan terutai.
3. Pelapukan Biologi dan Contohnya
Pelapukan biologi atau sering pula disebut pelapukan organik adalah proses pelapukan batuan yang dilakukan oleh organisme melalui aktivitasnya di sekitar lingkungan batuan tersebut. Adapun organisme yang berperan dalam macam pelapukan ini bisa berupa hewan, tumbuhan, jamur, bakteri, hingga manusia.
Proses pelapukan biologi melibatkan 2 cara, yaitu cara biokimia dan cara mekanis. Berikut ini adalah contoh pelapukan biologi melalui 2 cara tersebut.
Tumbuhnya lumut di permukaan batuan memungkinkan batuan mengalami degradasi. Lembabnya permukaan batuan akibat proses penyerapan akar serta tingginya pH di sekitar permukaan batuan tersebut akibat ekskresi sisa metabolisme lumut membuat permukaan batuan mengalami korosi.
Penetrasi akar tumbuhan ke dalam sela-sela batuan menekan batuan sehingga mengalami perpecahan.