apa arti : 1. Tepat Harga =..... 2. Tepat Mutu/Berkualitas =.....
IPS
Dinastiyani
Pertanyaan
apa arti :
1. Tepat Harga =.....
2. Tepat Mutu/Berkualitas =.....
1. Tepat Harga =.....
2. Tepat Mutu/Berkualitas =.....
2 Jawaban
-
1. Jawaban Binhotsiahaan
1. harga sesuai/harga pas
2. kualitas terbaik -
2. Jawaban JohanJEJE32
Pengertian Mutu
Mutu atau kualitas pengertiannya sama. Dahulu yang populer adalah kata mutu dan bermutu, nilai dan bernilai (bahasa Indonesia), sekarang kualitas dan berkualitas. Kualitas adalah kata serapan dari bahasa Inggeris “quality”. Pernah juga disebut kualitet serapan dari bahasa Belanda. Pada paparan ini menggunakan kata mutu.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia pengertian mutu dan nilai adalah sebagai berikut:
Mutu (n) adalah ukuran baik buruk suatu benda, kadar, taraf, derajat. Bermutu (v) mempunyai mutu.
Nilai (n) adalah banyak sedikitnya isi, kadar, mutu. Bernilai (v) mempunyai nilai.
Sifat atau ciri yang membedakan suatu produk dengan produk lain disebut kriteria produk disebut juga mutu. Penyusunan kumpulan kriteria produk akan menghasilkan suatu konsep mutu.
Konsep mutu harus dibakukan (distandardisasi) sebelum dilaksanakan (diimplemen-tasikan) [Arpah, 1993: 2].
Pengertian lain tentang mutu adalah paduan sifat-sifat barang atau jasa, yang menun-jukkan kemampuannya dalam memenuhi kebutuhan pelanggan, baik kebutuhan yang dinyatakan ecara tersirat maupun yang tersurat.
Mutu yang dipaparkan berikut merupakan suatu ketentuan yang diberlakukan pada kegiatan suatu proses produkasi.
1) Mutu
Istilah mutu pada umumnya digunakan dalam dua arti yaitu:
(1) Pertama, sebagai penampakan (standar of performance). Bila berbicara tentang produk, istilah mutu digunakan untuk membedakan suatu produk dengan produk lain.
(2) Kedua, penekanan dengan perbedaan dalam proses pembuatan yang ditujukan untuk sasaran konsumen (pasar) yang dituju. Mutu di sini menunjukkan tingkat kesesuaian (degree of conformity) dengan ketentuan baku.
2) Selogan Mutu
Mutu memiliki “selogan” yaitu:
Buat dengan benar pertama kali ……dan seterusnya buat dengan benar.
Coba membuat dengan benar pertama kali ……dan seterusnya buat dengan benar.
Sesuai “perkataan” dengan “perbuatan”
3. Konsep Mutu dan Mutu Menurut Islam
Berbagai definisi mutu, diantaranya sebagaimana yang dikemukakan Al Qur’an, hadits, [Chatab, 1996 dan QC Circle Headquarters, 1985]
3.1 Pengertian Dan Konsep Mutu
Bila berbicara mengenai konsep mutu, maka mutu dapat dinyatakan dalam empat pengertian, yaitu:
1) Mutu dapat pula ditinjau dari sisi mutu, proses dan pelanggan:
Mutu: meliputi barang dan jasa,
Proses: meliputi kegiatan produksi dan perdagangan
Pelanggan: meliputi pelanggan internal dan eksternal dan berkenaan dengan jaminan.
2) Mutu sering pula dinyatakan dengan “mencapai persyaratan” dan “disetujui”.
Mencapai: menyatakan motivasi dan “kesanggupan”, bukan hanya untuk memenuhi atau menepati saja.
Persyaratan: kehendak yang sebenarnya dan apa yang diharapkan.
Disetujui: mengakibatkan penelitian, perbincangan untuk menyelesaikan kehendak, perselisihan, perundingan dalam merumuskan persyaratan dan dikehendak.
3) Faktor-faktor untuk mencapai mutu secara menyeluruh.
Mutu menyeluruh meliputi sistem, manusia dan manajemen.
Sistem: kerangka kerja, konsistensi, spesifikasi, ketentuan baku (standar) dan spesifikasi.
Manusia: kesadaran, keterlibatan, komunikasi dan tanggungjawab.
Manajemen: tentukan kebijakan, tentukan rencana tindakan dan mengawasi kemajuan (proses).
4) Mutu didekati dengan P3T
P3T merupakan kependekan dari; Perencanaan (Plan), Pelaksanaan (Do), Pemeriksaan (Chech) dan Tindakan (Action) [QC Circle Headquarters 1985: 141 – 148], bila diringkas P3T atau PDCA.
Artinya; bila mutu produk yang menjadi tujuan akhir dari kegiatan proses produksi maka mulailah dari “perencanaan” kegiatan tentang mutu, “laksanakan” rancangan mutu tersebut, “periksa” hasil kegiatan tentang pelaksanaan mutu dan “tindakan” apa yang dilakukan bila terjadi penyimpangan dari yang direncanakan, mengarah kepada berbaikan mutu yang terus-menerus.
Kejadian ini dilakukan terus-menerus seperti lingkaran ulir atau spiral atau roda. Bila dibentang yaitu P3T-evaluasi (perbaikan) – P3T -evaluasi (perbaikan) – P3T- dan seterusnya maka terjadi berbentuk seperti lingkaran ulir atau spiral JADIKAN JAWABAN TERBAIK