B. Indonesia

Pertanyaan

sebutkan 5 perbedaan pantun, gurindam dan syair......

2 Jawaban

  • Perbedaan Syair, Pantun, & Gurindam
    Persamaan : Sama-sama dua baris dalam satu bait

    Perbedaan :
    Karmina :
    baris pertama merupakan sampiran dan baris kedua merupakan isi. contoh :
    dahulu karang sekarang besi, dahulu sayang sekarang benci.

    Distikon :
    lebih mementingkan isi di samping irama, tidak terikat (bebas). contoh :
    berkali kita tinggal,ulangi lagi dan cari akal

    Gurindam :
    baris pertama merupakan sebab atau persoalan sedangkan baris kedua merupakan akibat atau penyelesaian. contoh : kurang pikir kurang siasat,tentu dirimu akan sesat.

    PANTUN DAN SYAIR

    PERSAMAAN

    Pantun dan syair biasanya terdiri dari 4 baris.
    Sama-sama terikat oleh irama sajak.
    Tiap baris pantun dan syair terdiri dari 8-10 suku kata.
    Pantun dan syair adalah puisi lama.
    PERBEDAAN

    Pantun baris pertama dan kedua disebut sampiran( pembayang ) dan baris ketiga dan keempat disebut isi ( maksud sampiran ), sedangkan syair keempat baris adalah arti/maksud si pengarang.
    Pantun terdiri sampiran dan isi, sedangkan syair tidak terdapat sampiran dan isi.
    Pantun berirama a-b-a-b/ a-a-a-a, sedangkan syair berirama a-a-a-a.
    Pantun bahasanya boleh campur-campur, sedangkan syair bahasanya harus sama.
    Persamaan dan Perbedaan antara Pantun dan Soneta
    Persamaan :
    oktaf (8 baris pertama) pada soneta melukiskan alam sama halnya sampiran pada pantun, dan sektet (6 baris terakhir) merupakan kesimpulan dari oktaf, sama halnya dengan isi pada pantun. Peralihan dari oktaf ke sektet dalam soneta disebut volta.
    Perbedaan :
    terletak dari rumus sajak akhir, soneta rumus persajakan akhirnya masing-masing abba-abba-cdc-dcd sedangkan pantun ab-ab, dan tentu saja jumlah baris pada soneta 14 baris, terdiri dari 4 bait yakni dua buah kuatrain yang disebut oktaf dan dua buah terzina yang disebut sektet, sedangkan pantun hanya 4 baris. Pantun mewakili kesusastraan puisi lama sedangkam soneta mewakili kesusastramn puisi baru
    1. Gurindam

    Gurindam adalah satu bentuk puisi Melayu lama yang terdiri dari dua baris kalimat dengan irama akhir yang sama, yang merupakan satu kesatuan yang utuh. Baris pertama berisikan semacam soal, masalah atau perjanjian dan baris kedua berisikan jawabannya atau akibat dari masalah atau perjanjian pada baris pertama tadi.

    contoh :

    Pabila banyak mencela orang

    Itulah tanda dirinya kurang

    Dengan ibu hendaknya hormat

    Supaya badan dapat selamat

    3. Karmina

    Karmina atau dikenal dengan nama pantun kilat adalah pantun yang terdiri dari dua baris. Baris pertama merupakan sampiran dan baris kedua adalah isi. Memiliki pola sajak lurus (a-a). Biasanya digunakan untuk menyampaikan sindiran ataupun ungkapan secara langsung.

    Contoh :

    Sudah gaharu cendana pula Sudah tahu masih bertanya pula

    Kayu cendana diatas batu
    Sudah diikat dibawa pulang
    Adat dunia memang begitu
    Benda yang buruk memang terbuang
    semoga membantu
  • perbedaan:

    pantun:
    1. Setiap bait terdiri 4 baris
    2. Baris 1 dan 2 sebagai sampiran
    3. Baris 3 dan 4 merupakan isi
    4. Bersajak a – b – a – b
    5. Setiap baris terdiri dari 8 – 12 suku kata

    syair:

    a. Setiap bait terdiri dari 4 baris
    b. Setiap baris terdiri dari 8 – 12 suku kata
    c. Bersajak a – a – a – a
    d. Isi semua tidak ada sampiran
    e. Berasal dari Arab

    gurindam:

    a. Sajak akhir berirama a – a ; b – b; c – c dst.
    b. Berasal dari Tamil (India)
    c. Isinya merupakan nasihat yang cukup jelas yakni menjelaskan atau  menampilkan suatui sebab akibat.




Pertanyaan Lainnya