B. Indonesia

Pertanyaan

tolong jawab pertanyaan ini dengan benarrrrr
1.tentukan makna denotasi dan konotasi
2. tentukan refleksikan isi puisi diatas
plisss yang pintar
tolong jawab pertanyaan ini dengan benarrrrr 1.tentukan makna denotasi dan konotasi 2. tentukan refleksikan isi puisi diatas plisss yang pintar

1 Jawaban

  • 1.)Contoh kalimat konotasi

    1. Danu menjadi anak emas di kelas.
    2. Maria adalah anak kesayangan di dalam keluarganya.

    Contoh kalimat nomor satu merupakan kalimat konotasi, karena kalimat tersebut memiliki makna yang tersirat, yang dimaksud “anak emas” dalam contoh tersebut bukan anak yang terbuat dari emas sehingga tidaklah masuk akal. Maka, kalimat nomor satu merupakan kalimat konotasi.

    Contoh – contoh kalimat konotasi :
    Fara hidup sebatang kara di kota rantau.
    Sebatang kara = Sendirian

    Tidak ada yang tahu bahwa Hamid adalah serigala berbulu domba.
    Serigala berbulu domba = penjahat yang berpura – pura baik.

    Wasapadalah terhadap musuh di dalam selimut!
    Musuh dalam selimut = musuh yang berpura – pura menjadi teman.

    Banu tidak menyadari bahwa dirinya sudah jadi sapi perah oleh teman – temannya.
    Sapi perah = Orang yang hanya dimanfaatkan saja

    Aku tidak percaya dengan kabar angin yang terdengar sekarang.
    Kabar angin = berita yang tidak jelas informasinya

    Vivi rela menjadi kambing hitam ketika ada masalah itu.
    Kambing hitam = orang yang selalu disalahkan

    Budi besar kepala, itulah mengapa teman – teman menjauhinya.
    Besar kepala = sombong

    Pak Komar sangat rendah hati kepada siapapun, termasuk orang yang tidak dikenalnya.
    Rendah hati = tidak sombong



    Kalimat Denotasi
    Kalimat denotasi merupakan kalimat yang merujuk kepada makna yang sebenarnya. Maka yang dimaksud di sini adalah, kalimat denotasi tidak menyembunyikan makna khusus atau memiliki arti lain, karena kalimat denotasi adalah menyampaikan apa yang sebenarnya tertulis di dalam kalimat.

    Kalimat denotasi banyak digunakan pada teks ilmiah seperti jurnal, laporan ilmiah, laporan penelitian, dan lain – lain. Hal tersebut karena kalimat denotasi tidak memiliki ambigu atau tafsir ganda yang hanya terjadi pada kalimat konotasi.

    Untuk membedakan apakah suatu kalimat merupakan kalimat konotasi atau bukan, adalah dengan melihat ke dalam konteks kalimat tersebut, apakah kalimat tersebut memiliki makna ganda atau tidak. Apabila memiliki makna ganda, maka kalimat tersebut adalah kalimat konotasi.

    Contoh Kalimat Denotasi

    1. Prama menyeret tetangganya ke meja hijau guna mendapatkan pengadilan.
    2. Yuri menaruh buku di atas meja hijau yang ada di ruangan itu.

    Kalimat pertama yang ada di contoh di atas memiliki makna ganda atau ambiguitas, apakah “meja hijau” merupakan meja berwarna hijau ataukah sebenarnya ada hal yang lain yang dimaksud. Sedangkan pada kalimat nomor dua, tidak ditemukan keambiguitasan,
    Maka, kalimat nomor dua merupakan kalimat denotasi.

    Contoh – Contoh Kalimat Denotasi :
    1. Arya memiliki tangan yang panjang, lebih panjang dari tangan manusia umumnya.
    2. Kumbang Banteng mempunyai kepala yang keras apabila dibandingkan dengan kumbang lainnya.
    3. Melihat pembantunya sedang mengepel lantai, Rani mengangkat kaki ke atas meja.
    4. Ular, kadal, dan beberapa jenis hewan reptil lainnya adalah hewan berdarah dingin.
    5. Pak walikota meresmikan sebuah lapangan sepak bola baru yang diberi nama Lapangan Dada.