jelaskan peristiwa yang melatarbelakangi pertempuran ambarawa!
Sejarah
fitri1550
Pertanyaan
jelaskan peristiwa yang melatarbelakangi pertempuran ambarawa!
2 Jawaban
-
1. Jawaban Aaaaaz
1. Pada tanggal 20 Oktober 1945, tentara Sekutu datangan ke Semarang untuk mengurus tawanan perang.
2. Tentara Sekutu datang ke Indonesia diboncengi oleh NICA.
3. Sekutu memembebaskan Interniran Belanda di Magelang dan Ambarawa.
Awal kedatangan pihak Sekutu ke Indonesia membuat seluruh rakyat gelisah. Rakyat takut pihak Sekutu akan memperpanjang rentetan sejarah per-penjajahan di Indonesia ini.
Namun, pihak Sekutu berjanji tidak akan mengganggu kedaulatan Republik Indonesia. Pernyataan tersebut untuk sementara menenangkan hati rakyat Indonesia.
Rakyat Indonesia terkejut setelah tahu ternyata Sekutu datang tidak sendiri melainkan diboncengi oleh NICA milik Belanda. Awal mula insiden bersenjata terjadi ketika Sekutu datang ke Magelang.
Insiden tersebut meluas menjadi pertempuran setelah pasukan Sekutu membebaskan para interniran Belanda di Magelang dan Ambarawa.
Insiden ini berakhir ketika Presiden Soekarno turun tangan untuk mengintruksikan kepada seluruh yang terlibat untuk melakukan gencatan senjata. Insiden pun dapat diredam dan pihak sekutupun meninggalkan Magelang. -
2. Jawaban aulia2512
Pertempuran Ambarawa diawali dengan mendaratnya tentara Sekutu di kota Semarang tanggal 20 Oktober 1945 yang dipimpin oleh Brig. Jend. Bethel. Semula kedatangan mereka disambut baik karena bertujuan mengurus tawanan Jepang dan tentara Jepang yang berada di Jawa Tengah.
Pasukan Sekutu terus bergerak menuju ke Magelang lewat Ambarawa. Gerakan tersebut ternyata diikuti oleh NICA dengan membebaskan secara sepihak para interniran Belanda di Ambarawa dan Magelang, dan kemudian mempersenjatainya.
Di Magelang para bekas inteniran Belanda tersebut menindas para pejuan kemerdekaan RI. Sehingga pada tanggal 26 Oktober 1945 pecah perang antara TKR dengan tentara Sekutu. Untuk meredakan perang tersebut maka diadakan perundingan gencatan senjata antara Presiden RI Soekarno dengan Brig. Jend Bethel di Magelang pada tanggal 2 November 1945.