B. Indonesia

Pertanyaan

tolong di jawab. itu saya udh jawab cuman takut salah
tolong di jawab. itu saya udh jawab cuman takut salah

2 Jawaban

  • Loh, kedobel ya?

    1.) Itu sudah betul, tapi mungkin lebih baik begini:
    "Ibu sedang berbelanja bersama Yeni," kata Ayah.

    Karena, kalau Ayah yang bicara, masa ngga tahu Yeni itu siapa? Masa harus berkata "adikmu, Yeni", kenapa ngga "Yeni" saja? Kan sudah tahu Yeni itu adik Rini.

    Lalu, kalau Ayah yang bicara, lebih baik menggunakan "Ibu", dibanding "Ibumu". Kalau pakai "Ibumu" kesannya seperti orang lain, bukan Ayah sendiri. Kalau Ayah yang bicara pada anaknya, kan udah pasti "Ibu" yang dimaksud adalah ibu Rini.

    2.) Itu salah, yang benar begini:
    "Yudi, ambillah buku PR kamu di meja kantor saya," kata Pak Ahmat.

    Setelah nama orang atau panggilan, dalam kalimat langsung selalu diberi tanda koma (,). Contohnya pada: "Belajar yang giat, ya, Nak!". Sebelum "Nak" harus ada tanda koma karena itu merupakan panggilan. Pada "Yudi" juga begitu.

    Kata "ambilah" seharusnya "ambillah". Huruf 'L' ada 2. 

    Untuk memperjelas, tambahkan "saya" setelah "meja kantor". Jangan hanya "meja kantor", namun "meja kantor saya".

    Kata "di" dan "meja" dipisah. Setelah "di", bila itu kata kerja atau kata benda harus dipisah ya!

  • benar, tapi sedikit koreksi utk nomer 1 lebih enak tdk pake "mu" dalam kata "Ibumu" karena kesannya spt orang lain yg berbicara