IPS

Pertanyaan

sebutkan bukti bukti pencatatan akuntansi!jelaskan

2 Jawaban

  •   Bukti Penerimaan Kas

    Bukti penerimaan kas merupakan bukti pembukuan atau dokumen yang menandakan bahwa perusahaan telah menerima sejumlah uang tunai atau alat pembayaran lainnya yang sama dengan uang tunai. Alat pembayaran yang sama dengan uang tunai mungkin berupa cek yang di keluarkan oleh bank yang dapat ditukar dengan uang tunai setiap saat. Bukti penerimaan kas digunakan untuk mencatat segala jenis transaksi yang berhubungan dengan penerimaan uang tunai yang mungkin bersumber  dari :

    a.    Penerimaan simpanan dari anggota koprasi, simpanan itu dapat berupa simpanan pokok,simpanan wajib, atau simpanan sukarela.

    b.    Penerimaan dari penjualan tunai.

    c.    Penerimaan tagihan dari debitur.

    d.    Penerimaan uang dari pihak lain yang berupa realisasi hak perusahaan.

    e.    Penerimaan bunga.

    f.    Penerimaan berupa uang jasa seperti komisi dan biaya cetakan.

    g.    Penerimaan kembali utang karyawan koprasi.

    h.    Dan penerimaan-penerimaa lainnya yang dapat menambah uang tunai koprasi.


    2.    Bukti Pengeluaran Kas

    Bukti pengeluaran kas merupakan bukti pembukuan atau dokumen yang menggambarkan bahwa perusahaan telah membayar sejumlah uang tunai atau alat pembayaran lainnya yang sma dengan uang tunai. Alat pembayaran yang sama dengan uang tunai mungkin berupa cek yang dekeluarkan oleh bank yang setiap saat dapat ditukar dengan uang tunai. Bukti pengeluaran kas di gunkan untuk mencatat transaksi yang berhubungan dengan pengeluaran kas seperti:

    a.    Pembayaran kebali pinjaman sukarela.

    b.    Penarikan kembali simpanan wajib oleh anggota koprasi.

    c.    Pembelian barang secara tunai.

    d.    Pemberian pinjaman keada anggota koprasi.

    e.    Pembayarana pinjaman.

    f.    Pembayaran gaji karyawan/manajer.

    g.    Dan pengeluaran-pengeluaran lainnya.


    3.    Bukti Penjualan

    Bukti penjualan atau yang lebih dikenal dengan faktur penjualan digunakan untuk mencatat penjualan barang secara kredit. Bukti penjualan ini memuat kepada siapa barang itu dijual dan berapa harganya. Selain itu disediakan juga kolom untuk bagian pembukuan.


    4.    Bukti Pembelian

    Bukti pembelian digunakan sebagai dokumen yang menggambarkan bahwa telah terjadi pembelian secara kredit untuk koprasi. Pada bukti pembelian mungkin dicatat atas dasar faktur pembelian, memuat jumlah barnag yang dibeli beserta harganya.


    5.    Bukti Serba – serbi

    Bukti serba-serbi digunakan untuk mencatat transaksi yang tidak dapat dimasukan pada bukti yang ada. Transaksi yang dapat dicatat disini adalah transaksi – transaksi bukan dari penerimaan kas, pengeluaran kas, pembelian kredit, penjualan kredit.

    Transaksi – transaksi tersebut dapat berupa:

    a.    Retur pembelian.

    b.    Retur penjualan.

    c.    Penghapusan piutang.

    d.    Penghapusa aktiva.

    e.    Penetapan biaya.

    f.    Penetapan pendapatan.

    g.    Dan transaksi – transaksi lainnya.


    6.    Bukti – bukti Lain

    Selain bukti yang disebutkan diatas masih ada lagi bukti yang lain seperti bukti barang masuk dan bukti barang keluar. Karna bukti itu tidak mempengaruhi mutasi maka bukti – bukti itu akan dibahas pada sub buk besar.

    Perkiraan – perkiraan yang digunakan oleh koprasi antara lain:

    111 kas

    113 piutang

    115 pinjaman pada anggota

    123 peralatan foto copy

    211 utang dagang

    221 pinjaman dari bank

    311 simpanan pokok

    411 penjualan

    412 retur penjualan

    415 pendapatan bunga

    511 pembelian

    641 beban bunga

    652 beban penyusutan peralatan foto copy

    660 beban penghapusan piutang
  • Bukti Penerimaan Kas

    Bukti penerimaan kas merupakan bukti pembukuan atau dokumen yang menandakan bahwa perusahaan telah menerima sejumlah uang tunai atau alat pembayaran lainnya yang sama dengan uang tunai. Alat pembayaran yang sama dengan uang tunai mungkin berupa cek yang di keluarkan oleh bank yang dapat ditukar dengan uang tunai setiap saat. Bukti penerimaan kas digunakan untuk mencatat segala jenis transaksi yang berhubungan dengan penerimaan uang tunai yang mungkin bersumber  dari :

    a.    Penerimaan simpanan dari anggota koprasi, simpanan itu dapat berupa simpanan pokok,simpanan wajib, atau simpanan sukarela.

    b.    Penerimaan dari penjualan tunai.

    c.    Penerimaan tagihan dari debitur.

    d.    Penerimaan uang dari pihak lain yang berupa realisasi hak perusahaan.

    e.    Penerimaan bunga.

    f.    Penerimaan berupa uang jasa seperti komisi dan biaya cetakan.

    g.    Penerimaan kembali utang karyawan koprasi.

    h.    Dan penerimaan-penerimaa lainnya yang dapat menambah uang tunai koprasi.


    2.    Bukti Pengeluaran Kas

    Bukti pengeluaran kas merupakan bukti pembukuan atau dokumen yang menggambarkan bahwa perusahaan telah membayar sejumlah uang tunai atau alat pembayaran lainnya yang sma dengan uang tunai. Alat pembayaran yang sama dengan uang tunai mungkin berupa cek yang dekeluarkan oleh bank yang setiap saat dapat ditukar dengan uang tunai. Bukti pengeluaran kas di gunkan untuk mencatat transaksi yang berhubungan dengan pengeluaran kas seperti:

    a.    Pembayaran kebali pinjaman sukarela.

    b.    Penarikan kembali simpanan wajib oleh anggota koprasi.

    c.    Pembelian barang secara tunai.

    d.    Pemberian pinjaman keada anggota koprasi.

    e.    Pembayarana pinjaman.

    f.    Pembayaran gaji karyawan/manajer.

    g.    Dan pengeluaran-pengeluaran lainnya.


    3.    Bukti Penjualan

    Bukti penjualan atau yang lebih dikenal dengan faktur penjualan digunakan untuk mencatat penjualan barang secara kredit. Bukti penjualan ini memuat kepada siapa barang itu dijual dan berapa harganya. Selain itu disediakan juga kolom untuk bagian pembukuan.


    4.    Bukti Pembelian

    Bukti pembelian digunakan sebagai dokumen yang menggambarkan bahwa telah terjadi pembelian secara kredit untuk koprasi. Pada bukti pembelian mungkin dicatat atas dasar faktur pembelian, memuat jumlah barnag yang dibeli beserta harganya.


    5.    Bukti Serba – serbi

    Bukti serba-serbi digunakan untuk mencatat transaksi yang tidak dapat dimasukan pada bukti yang ada. Transaksi yang dapat dicatat disini adalah transaksi – transaksi bukan dari penerimaan kas, pengeluaran kas, pembelian kredit, penjualan kredit.

    Transaksi – transaksi tersebut dapat berupa:

    a.    Retur pembelian.

    b.    Retur penjualan.

    c.    Penghapusan piutang.

    d.    Penghapusa aktiva.

    e.    Penetapan biaya.

    f.    Penetapan pendapatan.

    g.    Dan transaksi – transaksi lainnya.


    6.    Bukti – bukti Lain

    Selain bukti yang disebutkan diatas masih ada lagi bukti yang lain seperti bukti barang masuk dan bukti barang keluar. Karna bukti itu tidak mempengaruhi mutasi maka bukti – bukti itu akan dibahas pada sub buk besar.

    Perkiraan – perkiraan yang digunakan oleh koprasi antara lain:

    111 kas

    113 piutang

    115 pinjaman pada anggota

    123 peralatan foto copy

    211 utang dagang

    221 pinjaman dari bank

    311 simpanan pokok

    411 penjualan

    412 retur penjualan

    415 pendapatan bunga

    511 pembelian

    641 beban bunga

    652 beban penyusutan peralatan foto copy

    660 beban penghapusan piutang

Pertanyaan Lainnya