tolong buat cerpen tentang kehidupan sehari hari dengan menggunakan sudut pandang orang ke 1
B. Indonesia
gaspool1
Pertanyaan
tolong buat cerpen tentang kehidupan sehari hari dengan menggunakan sudut pandang orang ke 1
2 Jawaban
-
1. Jawaban yoli24
Hari pertama sekolah
Pagi itu, aku duduk di bangku panjang di depan sebuah kelas. Sebatang pohon filicium tua yang rindang meneduhi ku. Ayah ku duduk di samping ku, memeluk pundakku dengan kedua lengannya dan tersenyum menggangguk-ngangguk kepada setiap orang tua dan anak - anaknya yang duduk berderet-deret di bangku panjang lain di depan kami. Hari itu adalah hari yang agak penting: hari pertama masuk sekolah. Diujung bangku - bangku panjang tadi ada sebuah pintu terbuka. Kosen pintu itu miring karena seluruh bangunan sekolah sudah doyong seolah akan roboh. Dimulut pintu berdiri dua orang guru seperti para penyambut tamu dalam perhelatan. Mereka adalah bapak berwajah sabar, bapak effendy kohar, sang kepala sekolah dan seorang wanita muda berjilbab, ibu najwa hafsafir. Seperti ayahku, mereka berdua juga tersenyum. Aku gugup sekali ketika ayahku pergi meninggalkanku di sekolah untuk menuntut ilmu, tapi rasa gugup itu sudah menghilang dengan cepat karena aku telah memiliki teman di kelas. Waktu sudah berlalu lama waktu aku pulang sekolah. Ayah sudah menunggu ku di luar sekolah dengan senyuman. Aku yakin aku bisa lebih baik mengikuti pelajaran lebih baik mulai besok.
Tamat
Maaf ya kalo nggak nyambung dan salah -
2. Jawaban aorensa
Sepulang sekolah, aku bermain dengan sahabatku. Ia bernama Syara. Aku dengannya bermain ayunan di taman.
"Ra, maaf ya, dua minggu lagi, aku akan pindah rumah juga sekolah",ucapnya.
Aku terkejut. Aku akan ditinggal oleh sahabat setiaku.
Setelah lama bermain, aku pulang kerumahku. Di dalam kamar aku menangis. Aku akan berpisah dengan sahabat setiaku. Lalu aku mempersiapkan barang yang akan kuberi kepada Syara sebagai kenang kenangan.
Dua minggu kemudian, aku segera ke rumah Syara. Aku sangat sedih. Lalu aku berikan kenangan kenangan untuknya. Ia pun berangkat.
"selamat tinggal Syara.."teriakku. Semoga kami akan selalu mengingat...